Rabu, 22 Desember 2010

Petani Tak Menikmati Lonjakan Harga Cabai

Menteri Pertanian Suswono mengungkapkan kenaikan harga cabai saat ini tak dinikmati para petani cabai. Justru yang menikmati keuntungan besar dari kenaikan harga cabai adalah para pedagang.

Hal ini disampaikan oleh Suswono di sela-sela acara kunjungan ke Pasar Jatinegara, Jakarta, Kamis (23/12/2010).

"Harga capai di petani Rp 13.000-17.000 per kg, memang banyak pedagang yang menikmati keuntungan besar," kata Suswono.

Suswono menuturkan saat ini berdasarkan pemantauan harga di pasar Jatinegara Jakarta, harga cabai rawit sudah dijual Rp 45.000 per kg. Hal ini membuktikan ada jeda harga yang tinggi dari harga petani sampai harga di tingkat konsumen.

"Produksi agak turun, karena situasi hujan terus tapi petani sedikit menikmati keuntungan," katanya.

Ia menjelaskan selama ini para pedagang yang menikmati keuntungan besar dari lonjakan harga cabai selalu beralibi biaya transportasi yang tinggi dan biaya distribusi.

"Jadi masalahnya adalah di tata niaganya, masalah transport yang mahal, alasannya transport," jelas Suswono,

Sementara itu Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu mengatakan harga cabai beberapa minggu terakhir terus mengalami kenaikan. Meski ia mengklaim beberapa jenis cabai seperti rawit sudah menunjukan penurunan harga.

"Kalau cabai memang beberapa minggu terakhir mengalami kenaikan 30-40%. Cabai rawit dan hijau sudah mulai turun, memang yang belum turun cabai merah dan keriting," katanya.

walah...walah ...beginilah kondisi petani di Indonesia boro2 untung adanya rugi terus ..kebanyakan dimainin harganya ...
mana kerjamu pemerintah ..????

sumber : detik .com

Tidak ada komentar: