Senin, 11 Januari 2010

IPO, PP Patok 20% Sahamnya Diserap Asing

PT Pembangunan Perumahan (PP) menargetkan 20 persen saham yang terserap dalam penerbitan saham perdana (Initial public offering/IPO) dimiliki oleh investor asing.

"Minimal porsi asing adalah 20 persen, tapi itu minimal loh," kata Direktur Mandiri Sekuritas Iman Rachman, yang merupakan underwritter PP, saat ditemui wartawan, dalam konferensi pers di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Senin (11/1/2010).

Dijelaskan pula, pihaknya akan mulai melakukan road show pada 18-22 Januari mendatang. Rencananya, perseroan akan melakukan road show ke Singapura dan Hong Kong. "Selain domestik, kita akan melakukan penawaran ke Singapura dan Hong Kong," imbuhnya.

Sekadar mengingatkan, perusahaan berencana melepaskan 1,039 miliar lembar saham biasa atas nama seri B atau sebanyak 21,46 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh dengan nilai nominal Rp100 per saham. Saham-saham yang tawarkan dalam IPO ini seluruhnya adalah saham baru yang berasal dari portapel. Dengan saham tersebut, berarti jumlah saham perseroan yang akan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) adalah 4,482 miliar lembar saham.

Berperan menjadi penjamin pelaksana emisi efek adalah PT Mandiri Sekuritas, PT Danareksa Sekuritas dan PT DBS Vickers Securities Indonesia.

Sekira 59 persen dana yang diperoleh dari hasil IPO ini akan digunakan perseroan untuk membiayai investasi. Adapun rinciannya sebanyak 47 persen dipergunakan untuk pembangunan proyek pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) 2x150 megawatt (mw) di Cilegon, Banten, di mana PP sebagai pemiliki minoritas.

Pembangkit listrik yang rencananya akan mulai dibangun pada 2010 dan selesai pada 2012 ini dibangun di atas lahan milik PT Krakatau Daya Listrik, anak usaha PT Krakatau Steel. Listrik yang dihasilkan ini nantinya akan dipegunakan Krakatau Daya Listrik dan sisanya dijual kepada PLN.
sumber: okezone.com

Tidak ada komentar: